Breaking News

SPPG Hentikan Distribusi MBG 659 Siswa SMPN 1 Tangen "Sangat Dirugikan"

UPDATE 24JAM SRAGEN  --- Sebanyak 659 murid SMP Negeri 1 Tangen Kabupaten Sragen hari kamis ( 8/10/2026 ) tidak mendapatkan porsi makan bergizi gratis atau MBG,karena pihak satuan penyedia pemenuhan gizi ( SPPG ) Dukuh Widodo RT 19 Desa Dukuh.,sudah memberikan informasi hari Rabu kemarin, kasus pemberhentian distribusi MBG ini yang kedua kalinya.

Banyak murid murid menanyakan kenapa MBG tidak mengirim porsi makan bergizi gratis kesekolah , awalnya tidak tahu kalau dihentikan sementara waktu.
Di group WhatsApp kelas ada informasi dari pihak sekolah bahwa hari kamis anak anak dimohon bawa bekal makan dan minum,karena MBG akan berhenti sementara sampai waktu yang ditentukan" terang Prayoga siswa kelas VIII 

Dikutip dari Meidila S.Pd asisten lapangan SPPG menyampaikan bahwa Kami informasikan kepada seluruh Bapak/Ibu Guru PIC Sekolah bahwa  distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara waktu dihentikan mulai hari ini hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Hal ini dikarenakan dana operasional belum cair sehingga kegiatan distribusi belum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Kami mohon pengertian dan kesabaran dari seluruh pihak. Informasi lebih lanjut terkait jadwal distribusi kembali akan kami sampaikan setelah ada kepastian dan arahan resmi.

Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
Jadi alasan distribusi MBG ke sekolah sekolah sementara dihentikan sementara karena dana operasional belum cair" 

Tercatat jumlah penerima porsi makan bergizi gratis MBG di SMP Negeri 1 Tangen, 659 siswa dan 41 guru pengajar total keseluruhan 700 porsi MBG tiap hari masuk sekolah. 

Ketua Komite SMPN 1 Tangen sangat menyayangkan, terjadinya pemberhentian distribusi MBG untuk anak anak SMPN 1 Tangen ini, kalau ini diberhentikan anak anak dirugikan oleh SPPG tersebut, bab belum dibayarnya dana operasional itu anak anak tidak tau, anak anak tahunya dapat program MBG dari bapak Presiden Prabowo Subianto" Tegas Wahono 

Kasus penghentian distribusi MBG untuk siswa SMPN 1 Tangen ini yang kedua kalinya, belum sekolah lainnya, ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari bapak Wakil Bupati Sragen Suroto sebagai ketua satgas program MBG ini" pungkas Wahono.


BeeMush

0 Komentar

© Copyright 2026 - UPDATE24JAM.ID