Breaking News

Utara Bengawan Mengering, Kepedulian Mengalir Dari Elemen Kecamatan Karangmalang

UPDATE 24JAM SRAGEN – Terik kemarau panjang kembali menguji ketahanan warga di kawasan Utara Bengawan. Di saat tanah-tanah retak dan sumur warga mulai kering kerontang, uluran tangan dan kepedulian antar-wilayah justru mengalir hangat.

Melihat kondisi saudara se daerah yang tengah krisis air bersih, Jajaran Kecamatan Karangmalang yang berada di selatan  Bengawan bersama Muspika bergerak cepat menggelar aksi kepedulian. Langkah ini diinisiasi langsung oleh Camat Karangmalang setelah berkoordinasi erat dengan berbagai unsur lintas sektor.

"Aksi ini merupakan inisiasi Pak Camat setelah sebelumnya kami menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Muspika," ujar Sekcam Karangmalang, Okta Andriyanto, saat menjelang pengantaran air bersih 

Rakor tersebut menghimpun dukungan luas dari berbagai elemen, mulai dari Linsek (KUA, Puskesmas, Koordinator Pendidikan dan Kebudayaan), hingga perwakilan paguyuban Kepala Desa, Kasi, Kaur, serta Bayanan di wilayah Karangmalang. Hasilnya, disepakati penyaluran bantuan air bersih untuk membantu meredakan penderitaan warga di kawasan Utara Bengawan.

"Utara Bengawan saat ini memang sangat kekeringan. Karena itu, inisiasi dari Muspika ini hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sana. Sementara ini, kami dari Kecamatan Karangmalang membantu mendistribusikan 15 tangki air bersih," jelas Okta.

Bantuan belasan tangki air tersebut difokuskan untuk tiga kecamatan yang terdampak cukup parah, yakni Jenar, Gesi, dan Tangen.

Di sisi lain, Okta mengungkapkan bahwa kondisi ketersediaan air di wilayah Kecamatan Karangmalang sendiri hingga kini relatif terkendali meski musim kemarau melanda.

"Untuk wilayah Karangmalang alhamdulillah masih aman. Air melimpah ruah dan tidak ada masalah krisis air yang berarti," tuturnya.

Meski fenomena penurunan debit air sempat terjadi akibat kemarau, kebutuhan domestik dan rumah tangga warga Karangmalang dipastikan masih terpenuhi dengan baik tanpa ada benturan dengan kebutuhan sumur sibel/pertanian.

"Sampai saat ini belum ada laporan masalah terkait konflik air sumur rumah tangga dengan sibel. Debit air memang sedikit berkurang, tapi masih sangat cukup untuk kebutuhan sehari-hari warga," pungkasnya. ( BeeMush )

0 Komentar

© Copyright 2026 - UPDATE24JAM.ID