UPDATE 24JAM SRAGEN – Niat mulia merapikan kediaman yang lama kosong justru berujung musibah. Rumah milik Suwardi (71), warga Dukuh Munggur, Desa Tunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (22/9/2026) pagi.
Peristiwa amukan si jago merah tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian berlangsung tak lama setelah Suwardi—yang baru saja kembali dari tanah perantauan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)—beranjak pergi meninggalkan rumahnya menuju sawah.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat korban membersihkan area huniannya yang telah lama tidak berpenghuni. Sekitar pukul 07.00 WIB, Suwardi mengumpulkan lalu membakar tumpukan sampah tepat di tembok sisi utara bangunan rumahnya.
"Selesai menyalakan api pembakaran sampah, korban langsung melangkah ke sawah tanpa memastikan api benar-benar padam. Pukul 08.00 WIB, keponakannya memberi kabar darurat bahwa rumahnya sudah mengepulkan asap dan terbakar," jelas AKBP Dewiana.
Panik mendengar kabar tersebut, Suwardi bergegas pulang dan mendapati kobaran api sudah membesar. Ia bersama warga sekitar bergotong-royong melakukan tindakan awal untuk menaklukkan kobaran api dengan peralatan seadanya, sebelum dua armada regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sragen tiba di lokasi.
Aksi cepat tanggap tim gabungan yang terdiri dari Damkar, tujuh personel Polsek Gondang, anggota Koramil, Intel Kodim Sragen, perangkat desa, serta relawan setempat akhirnya membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski kerusakan terkonsentrasi pada bagian atap bangunan dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp3 juta. Kepolisian yang dipimpin Kapolsek dan Wakapolsek Gondang menduga kuat pemicu utama kebakaran murni berasal dari sisa api pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
BeeMush

0 Komentar