UPDATE 24JAM NGAWI — Mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kelancaran agenda besar organisasi, Kepolisian Resor (Polres) Ngawi menggelar Apel Gelar Pasukan di Halaman Satya Haprabu, Senin (21/9/2026). Langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan penuh dalam mengawal agenda Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tahun 2026.
Kegiatan apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Ngawi, Kompol Haris Darma Sunarto. Agenda seremonial sekaligus taktis ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) serta diikuti oleh seluruh jajaran personel Polres Ngawi.
Tidak hanya dipusatkan di tingkat markas komando jajaran Polres, kesiapsiagaan ini juga diselaraskan hingga ke tingkat akar rumput. Di saat yang bersamaan, seluruh personel Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran turut menggelar apel persiapan mandiri di wilayah hukum masing-masing guna memperkuat pengamanan teritorial.
Fokus utama dalam apel kali ini difokuskan pada inspeksi mendalam terhadap kesiapan personel dan peralatan pendukung operasional. Setiap anggota diperiksa perlengkapan pribadinya, disusul dengan pengecekan kelaikan kendaraan dinas guna memastikan sarana dan prasarana penunjang pengamanan berada dalam kondisi prima.
Kompol Haris Darma Sunarto menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pijakan awal yang sangat vital. Hal tersebut penting guna menjamin seluruh personel dan armada operasional benar-benar dalam posisi siap tempur menghadapi seluruh rangkaian acara Parluh PSHT 2026.
"Kami ingin memastikan seluruh personel memahami betul tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya di lapangan. Kesiapan fisik, kelaikan kendaraan dinas, hingga koordinasi lintas lini menjadi kunci utama agar pengamanan berjalan presisi," jelas Kompol Haris Darma Sunarto saat memberikan arahan.
Lebih lanjut, Wakapolres menggarisbawahi pentingnya komitmen bersama demi menciptakan iklim daerah yang sejuk. Menurutnya, kesuksesan pengamanan tidak hanya bertumpu pada jajaran kepolisian, melainkan butuh sinergi erat dari seluruh elemen masyarakat dan peserta kegiatan.
"Kami mengimbau kepada seluruh peserta Parluh maupun masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Mari kita kedepankan nilai persaudaraan, saling menghormati, serta mematuhi aturan hukum yang berlaku demi terwujudnya Parluh PSHT 2026 yang aman, tertib, dan damai," pungkasnya.( BeeMush )

0 Komentar