Breaking News

Diduga akibat Korsleting, Rumah Terbakar di Kalijambe, Uang Rp 50 Juta dan Sertifikat Tanah Ludes

UPDATE 24JAM SRAGEN – Musibah kebakaran hebat melanda sebuah rumah huni di Dukuh Sambirembe RT 06/18, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Selasa (22/9/2026)  sore. Insiden yang diduga kuat dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan seluruh bangunan rumah berukuran 9x12 meter persegi beserta isinya, termasuk uang tunai puluhan juta rupiah.

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.07 WIB. Menurut informasi yang dihimpun, Sunarti, 45, istri pemilik rumah (Sumardi, 48), saat itu sedang menjahit di dalam rumah. Tiba-tiba aliran listrik padam secara mendadak. Saat dicek, sakelar Miniature Circuit Breaker (MCB) di meteran listrik ternyata dalam kondisi mentab (turun).

Tanpa curiga, Sunarti mencoba menaikkan kembali sakelar MCB tersebut. Namun, seketika muncul percikan api dari terminal sambungan kabel yang berada di bagian atas tiang. Api dengan cepat menyambar kabel dan membesar. Sontak, Sunarti panik dan berlari keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga setempat yang mendengar teriakan korban berbondong-bondong berupaya memadamkan kobaran api secara manual menggunakan alat seadanya. Namun, kencangnya embusan angin dan banyaknya material mudah terbakar membuat kobaran api kian tak terkendali. Salah seorang perangkat desa, Suroso, langsung menghubungi Mako Damkar Satpol PP Sragen Pos Gemolong untuk meminta bantuan penanganan.

Komandan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sragen melalui Kabid Pemadam Kebakaran, Tomy Isharyanto, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengonfirmasi bahwa indikasi awal penyebab kebakaran murni berasal dari gangguan instalasi listrik.

"Setelah menerima laporan warga, petugas Pos Gemolong langsung menuju lokasi. Armada tiba pukul 16.17 WIB dan langsung melakukan tindakan pemadaman serta pendinginan," ujar Tomy saat dikonfirmasi.

Tomy menjelaskan, proses penanganan membutuhkan waktu sekitar 60 menit dengan mengerahkan Unit 04 Damkar Sragen didukung armada water supply. Sebanyak kurang lebih 11.000 liter air dihabiskan untuk menjinakkan si jago merah hingga situasi benar-benar aman pada pukul 17.17 WIB.

"Indikasi sumber api berasal dari korsleting pada terminal sambungan kabel listrik. Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada dan rutin mengecek kelaikan instalasi listrik di rumah guna mengantisipasi bahaya serupa," imbau Tomy.

Akibat kebakaran tersebut, rumah berkonstruksi 9x12 meter persegi milik Sumardi mengalami rusak berat. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun satu anggota keluarga, Kholik Maulana, 16, mengalami luka bakar ringan di bagian lengan tangan kiri saat berupaya menyelamatkan diri. Sementara itu, anak korban lainnya, Wida Setyaningsih, 21, mengalami syok berat hingga pingsan melihat kediamannya ludes terbakar.

Selain merusak fisik bangunan, api juga melahap uang tunai senilai Rp 50 juta, dua unit sepeda gunung, seluruh peralatan elektronik, perabot rumah tangga, serta dokumen penting berupa sertifikat tanah. Nilai total kerugian material hingga kini masih dalam pendataan pihak berwenang.

Proses pemadaman dan evakuasi di lokasi kejadian turut melibatkan unsur gabungan dari TNI, Polri, PLN, Ambulance PMI, Relawan Kalijambe, perangkat desa, serta warga masyarakat setempat.

BeeMush

0 Komentar

© Copyright 2026 - UPDATE24JAM.ID