Aceh Singkil, update24jam.id - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Singkil mengambil langkah strategi dalam pemetaan arah pembangunan olahraga daerah melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
Bertempat di Gedung Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Singkil, pada Kamis (13/8/2026), menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan visi organisasi menjelang Pekan Olahraga Rakyat Aceh (PORA) 2026 yang akan diselenggarakan di Aceh Jaya.
Dengan mengusung tema “Memperkuat Sinergi dan Tata Kelola Organisasi Menuju Prestasi Olahraga Aceh Singkil yang Unggul dan Berkelanjutan”, Rakerda ini dipimpin langsung oleh Ketua KONI Aceh Singkil, Hidayat Riadi Manik, SH, bersama Panitia Pelaksana yang diketuai oleh Rudi Faisal dan Seksi Acara Zainal Abidin Simatupang, S.Pd.
Kehadiran Forkopimda, termasuk perwakilan Bupati yang diwakili Asisten III, Kodim 0109, Polres, serta Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap ekosistem olahraga yang sehat dan terstruktur.
Dalam berbagai hal, Hidayat Riadi Manik menekankan bahwa Rakerda bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi bagi terhentinya prestasi di masa depan.
Agenda utama pertemuan ini meliputi evaluasi kinerja periode sebelumnya, penyusunan program kerja tahunan yang lebih tajam, penguatan koordinasi antar bidang, serta pemetaan potensi atlet secara komprehensif.
“Melalui Rakerda ini, kita harus mampu menelorkan rekomendasi dan program kerja yang konkret, yang bermuara pada peningkatan kualitas olahraga di daerah.
Semua langkah yang kita ambil hari ini harus sejalan dengan arah pembangunan daerah dan fokus pada pelatihan atlet,” ujar Riadi.
Ia mengajak seluruh pengurus dan 19 cabang olahraga (cabor) yang hadir untuk menjaga sinergi dan komunikasi yang efektif.
Menurut Riadi, kunci keberhasilan tidak hanya terletak pada bakat individu, tetapi pada sistem pelatihan yang terintegrasi dan dukungan organisasi yang solid.
Menyambut PORA 2026, KONI Aceh Singkil menempatkan pelatihan atlet sebagai prioritas mutlak.
Riadi memberikan instruksi tegas agar seluruh cabor, baik yang telah maupun belum memperoleh kualifikasi tiket, untuk tetap konsisten melakukan pelatihan intensif.
Di masa kepemimpinan ini, kesinambungan antara pelatihan dasar dan pencapaian prestasi harus berjalan beriringan.
Bagi yang sudah lolos, segera susun usulan pendampingan dan persiapan teknis,” tegasnya.
Riadi juga mengingatkan pentingnya administrasi dan perencanaan anggaran yang matang bagi cabor yang telah lolos seleksi PORA. “Kita harus proaktif.
Jangan menunggu saat terakhir, karena akuntabilitas dan kesiapan logistik adalah bagian dari tanggung jawab bersama agar atlet dapat bertanding dengan optimal,” tambahnya.
Penutupan Rakerda ditandai dengan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola olahraga yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Dengan dukungan penuh dari Forkopimda dan partisipasi aktif dari seluruh elemen olahraga, KONI Aceh Singkil optimis dapat menghadirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh Singkil.
Langkah konsolidasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya ekosistem olahraga yang berkelanjutan, di mana prestasi dicapai melalui proses pelatihan yang ilmiah, sistematis, dan didukung oleh infrastruktur kebijakan yang kuat.
(Irwan Syahputra)
0 Komentar