Breaking News

Jadwal Pemilihan BPD Gondang Diubah Mendadak, Warga Tuding Ada Settingan Politik Menuju Pilkades 2027

​UPDATE 24JAM SRAGEN— Tensi politik tingkat desa di Kabupaten Sragen mendadak menghangat. Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Gondang, Kecamatan Gondang, memicu kontroversi setelah panitia secara sepihak mengubah jadwal pelaksanaan. Agenda yang semula dirancang serentak pada Senin (10/8/2026) mendadak dipecah menjadi maraton selama enam hari hingga Sabtu (15/8/2026).


​Perubahan mendadak ini memantik prasangka warga. Sejumlah pihak mencium adanya manuver politik terselubung untuk mengamankan posisi menjelang Pilkades serentak pada 2027 mendatang.Kejanggalan Undangan dan Pertanyakan Netralitas Lokasi
​Kritik tajam salah satunya datang dari Bagus Sriyanto, calon anggota BPD Desa Gondang. 


Bagus membeberkan rentetan kejanggalan administratif yang dinilainya mencerminkan ketidakprofesionalan panitia.Bagus menceritakan, undangan pertama yang diterimanya pada 7 Agustus mencantumkan Balai Desa sebagai lokasi musyawarah mufakat tanpa batasan waktu yang mengikat. Namun, hanya berselang sehari, panitia menerbitkan undangan revisi. 


Waktu pelaksanaan mendadak dibatasi ketat (pukul 08.00–10.00 WIB) dan lokasi pemilihan dipindahkan ke rumah Kepala Desa aktif. " Lokasi di rumah Kepala Desa aktif tentu mengundang tanya soal netralitas. Seharusnya, dengan basis pemilih yang cukup besar, panitia menggunakan fasilitas umum seperti gedung BUMRI di RW 08 yang menaungi lima RT, bukan di RW 09 yang hanya tiga RT," tegas Bagus.


​Bagus menilai panitia minim pemahaman terhadap Peraturan Bupati (Perbup) terkait mekanisme pemilihan. Perubahan mendadak H-3 pelaksanaan dianggap melanggar asas transparansi. Atas karut-marut ini, Bagus telah melayangkan surat protes resmi ke panitia dan Bupati Sragen untuk menuntut evaluasi netralitas lokasi hingga pembatalan proses pemilihan.


​Menanggapi polemik tersebut, Kepala Desa Gondang, Warsito, memberikan sudut pandang berbeda. Khusus untuk area Kebayanan Badran, ia mengklaim proses pemilihan berjalan aman meski ditempatkan di kediaman warga.


​"Alhamdulillah, pemilihan BPD Kebayanan Badran berjalan lancar. Ada tiga calon yang berkompetisi dengan sistem penghitungan suara mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB," terang Warsito saat dikonfirmasi di lokasi.


​Terkait tiadanya musyawarah mufakat, Warsito menjelaskan bahwa sejak awal para pihak telah sepakat menggunakan mekanisme pemungutan suara (voting). Ia juga membantah tuduhan miring terkait potensi politik uang dalam proses tersebut.


​"Insya Allah di Gondang kondusif dan bebas dari politik uang. Kami berharap seluruh tahapan selesai dengan bersih tanpa menyisakan ekses negatif," pungkasnya.  ( BeeMush )

0 Komentar

© Copyright 2026 - UPDATE24JAM.ID