Breaking News

Tiga Kali Temuan Belatung pada Menu MBG, Dinkes Boyolali Periksa Anak PAUD di Gagaksipat, Harap Di Bekukan Dapur SPPG Nakal


LIPUTAN KHUSUS BOYOLALI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap anak-anak penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di PAUD/KB Kids Fun Education, Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, setelah muncul laporan temuan belatung pada salah satu menu makanan yang dibagikan, Selasa (14/7/2026).

Pemeriksaan dilakukan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ngemplak pada Rabu (15/7/2026). Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut untuk memastikan kondisi kesehatan anak-anak yang mengonsumsi makanan program MBG.

Kepala Dinkes Boyolali, dr. F.X. Kristandiyoko, mengatakan hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya anak penerima manfaat yang mengalami keluhan maupun gangguan kesehatan yang berkaitan dengan temuan tersebut.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan anak-anak tetap baik setelah adanya laporan mengenai temuan pada makanan MBG,” demikian keterangan Dinkes Boyolali.

Selain pemeriksaan kesehatan, laporan tersebut juga telah disampaikan kepada pihak penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjadi bahan evaluasi. Evaluasi diharapkan dapat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pemilihan bahan pangan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Sebelumnya, pihak PAUD/KB Kids Fun Education Gagaksipat melaporkan adanya temuan belatung pada daun selada yang terdapat di dalam wadah makanan MBG. Pihak sekolah menyebut kejadian serupa telah terjadi sebanyak tiga kali dalam waktu yang berdekatan.

Menurut pengelola sekolah, selama kurang lebih dua bulan terakhir, menu MBG yang diterima para siswa selalu disertai daun selada sebagai pelengkap. Pada dua kejadian sebelumnya, temuan tersebut telah dilaporkan kepada pihak SPPG melalui lembar evaluasi harian yang menjadi bagian dari mekanisme pelaporan program.

Meski hingga pemeriksaan dilakukan tidak ditemukan adanya gangguan kesehatan pada anak-anak, temuan tersebut tetap menjadi perhatian karena menyangkut kualitas dan keamanan pangan bagi peserta didik.

Pihak sekolah berharap evaluasi terhadap seluruh rantai penyediaan makanan MBG dapat dilakukan secara serius dan menyeluruh. Pengawasan yang lebih ketat dinilai penting untuk memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar memenuhi standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan konsumsi. Juga sebaiknya di Bekukan SPPG Nakal.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang menyasar pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. Karena itu, kualitas bahan makanan serta proses pengolahan dan distribusinya menjadi bagian penting yang harus mendapatkan pengawasan secara berkelanjutan.

Jurnalis Hendri S

0 Komentar

© Copyright 2026 - UPDATE24JAM.ID