Warga Keluhkan Isi Gas LPG 3 Kg Tak Sampai Separuh, Diduga Hasil Suntikan Oknum Depo


UPDATE 24 JAM SRAGEN — Jagat media sosial di Kabupaten Sragen kembali dihebohkan oleh keluhan seorang warga terkait tabung gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram yang isinya didapati tidak penuh. Berdasarkan unggahan yang viral di grup Facebook "Kumpulan Warga Sragen", seorang netizen mengaku menjadi korban dugaan kecurangan pengurangan volume gas bersubsidi tersebut secara berulang kali.

Keluhan tersebut pertama kali dibagikan oleh akun bernama Yusuf Fathurrahman. Dalam unggahannya, Yusuf meluapkan rasa kecewanya lantaran gas melon yang ia beli beratnya dirasa sangat ringan dan tidak wajar. Ia menyatakan bahwa isi di dalam tabung gas berukuran 3 kilogram tersebut diperkirakan tidak ada setengah atau separuh dari kapasitas yang seharusnya.

Ironisnya, kejadian merugikan ini bukan dialaminya sekali atau dua kali saja. Yusuf membeberkan bahwa dirinya sudah membeli tabung gas LPG 3 kg hingga lima kali berturut-turut, namun tetap mendapatkan kondisi isi tabung yang sama-sama kosong alias tidak terisi penuh. Hal ini memicu kecurigaan kuat adanya praktik culas yang terstruktur.

Muncul dugaan dari korban bahwa ketidaksesuaian isi tabung gas melon ini disebabkan oleh ulah nakal oknum di tingkat depo atau pangkalan. Oknum tersebut disinyalir sengaja mengurangi isi gas dengan metode "suntikan" atau memindahkan sebagian isi gas ke tabung lain demi meraup keuntungan pribadi secara ilegal sebelum diedarkan ke masyarakat konsumen.

Unggahan Yusuf Fathurrahman langsung mendapat komentar dari sesama warga Sragen yang merasakan keresahan serupa. Netizen yang ikut membenarkan fenomena tersebut dan meminta pihak berwenang segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak). Berikut beberapa komentar yang dirangkum dari grup tersebut:
Akun @Fitri Wulandari: “ Q juga rada sering ngalamin kak... Kan biasane kalau baru jarum itu bisa sampai di angka 7 kadang 8 la pernah beli masa cuma di angka 3 .. Pertama masih positif thinking ah mungkin eror saat isi ulang nya la tapi kog semakin kesini kog semakin sering begitu ya kirain Q doank yang ngalamin...” 
Akun @ Narto “ Pernah ngalamin juga “ 

Hingga berita ini diturunkan, unggahan di grup publik tersebut terus mendapat perhatian luas oleh netizen. Masyarakat berharap Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sragen serta aparat kepolisian setempat dapat segera menyelidiki rantai distribusi LPG 3 kg di wilayah Sragen guna memberantas dugaan praktik mafia gas suntikan yang sangat mencekik ekonomi warga miskin. ( BeeMush )