UPDATE 24JAM SRAGEN– Kantor Kecamatan Sambungmacan terus berbenah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik bagi masyarakatnya. Salah satu terobosan terbaru yang kini gencar diterapkan adalah digitalisasi penilaian performa pelayanan. Setelah menyelesaikan berbagai urusan administrasi kependudukan (adminduk), Selasa ( 30/06/2026). Setiap warga kini diarahkan untuk langsung mengisi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) secara mandiri.
Proses pengisian survei ini terbilang sangat praktis dan modern. Warga tidak lagi diminta mengisi lembaran kertas secara manual, melainkan cukup melakukan pemindaian atau scan barcode menggunakan ponsel pintar masing-masing. Sistem digital ini sengaja dirancang demi menciptakan transparansi serta mempermudah masyarakat dalam memberikan penilaian yang objektif, cepat, dan akurat terkait layanan yang mereka terima.
Penerapan inovasi ini tidak lepas dari peran aktif petugas di lapangan. Siti Hanifah, yang bertugas sebagai petugas informasi di Kantor Kecamatan Sambungmacan, menjadi garda terdepan yang mengawal jalannya program ini. Dengan sikap yang ramah, ia senantiasa memberikan anjuran dan ajakan kepada setiap warga yang baru saja menyelesaikan urusan administrasi agar tidak langsung pulang, melainkan meluangkan waktu sejenak untuk memindai kode QR survei tersebut.
"Kami sangat berharap partisipasi aktif dari seluruh warga. Setiap masukan, kritik, maupun apresiasi yang dikirimkan melalui survei digital ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi kami. Tujuannya jelas, yaitu untuk terus mempertahankan yang sudah baik dan memperbaiki apa saja yang dirasa masih kurang demi kenyamanan masyarakat Sambungmacan," ujar Siti Hanifah.
Langkah digitalisasi ini mendapat respons yang sangat positif dari warga yang datang berkunjung. Suasana ruang tunggu pelayanan pun tampak tertib, di mana warga dengan sadar dan sukarela mengikuti arahan petugas untuk mengisi survei setelah keperluan adminduk mereka terpenuhi. Kemudahan akses teknologi ini dinilai memotong birokrasi penilaian yang dulunya dianggap merepotkan.
Abdul Wahid, seorang warga Banaran yang baru saja selesai mengurus pembaruan Kartu Keluarga (KK), memberikan komentarnya terkait sistem baru ini. "Prosesnya ternyata gampang sekali dan cepat, tinggal scan pakai HP langsung keluar menunya". ungkapnya setelah mengisi survei.
Dengan adanya integrasi teknologi seperti scan barcode SKM ini, pihak Kecamatan Sambungmacan berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima. Data survei yang masuk secara real-time ini nantinya akan direkap secara berkala sebagai tolok ukur indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja para petugas paten di kecamatan. ( BeeMush )
0 Komentar