UPDATE24JAM.ID - LAHAT - Ribuan Angkutan Batubara yang melintas di jalan negara mulai start pukul 21.00 Wib, mobil truk mulai keluar dari mulut tambang bikin macet dan lumpuh berjam jam mengular panjang,
Sementara itu kendaraan umum maupun pribadi pengemudi hanya pasrah, dikarenakan truk batubara terlalu dekat jarak dari yang didepan telah melanggar tulisan jaga jarak 60 meter, tertulis dibelakang setiap truk batubara
Pemandangan ini menjadi objek wisata malam di sepanjang jalan Umum ribuan angkutan batubara memacu adrenalin melintas mengangkut batu bara dari perusahaan pemilik IUP di Merapi Barat dan Timur, ujar " Sarwo sopir travel lahat - Palembang kepada wartawan update24jam.id (5/1)
Kemacetan ini dirasakan oleh para sopir travel hal ini diungkapkan oleh" Arlan selaku sopir travel ini sudah tidak heran lagi kemacetan setiap pukul 21.00 wib, angkutan batubara mulai keluar dari mulut tambang mulai dari kota Lahat sampai ke Lebuay bandung sering terjadi kemacetan parah, belum lagi ada yang rusak, kecelakaan dan terguling akibat beban tonase yang begitu berat sehingga sering patah as, maupun kerusakan lainnya, disamping itu usia mobil sudah tua tidak layak lagi untuk jalan hingga terjadi kecelakaan sudah banyak makan korban,
Pantauan Minggu malam (5/1/2024) kemacetan mulai dari Desa Tanjung Baru hingga ke Gunung Kembang Nampak polisi lalu lintas dari Polantas Polres Lahat mengatur angkutan batubara untuk mengurai kemacetan, terpantau didepan Indomaret merapi pihak petugas polisi lalu lintas dengan berseragam lengkap mengatur truk batubara agar tidak terjadi kemacetan yang semakin parah
Regulasi sesuai aturan undang undang minerba Angkutan Batubara harus membuat jalan khusus, bukan jalan umum ini aturan, angkutan batubara yang melintas angkutan batubara milik pengusaha asli merapi, dan ada milik mantan penguasa lahat, beberapa kali sering didemo emak emak tapi tetap saja " macet" terang " Sarmin
Masyarakat Merapi menunggu janji politik yang diucapkan dari pemimpin baru, harapan masyarakat ditahun 2025 tidak ada lagi angkutan batubara melintas dijalan umum sudah punya jalan sendiri.
Jurnalis: Bambang MD
0 Komentar