UPDATE 24JAM NGAWI -- Sebuah unggahan di media sosial Group Facebook The New AnDesPak Group (kumpulan anak anak Desa Pakah) mendadak gempar setelah mengungkap aksi pencurian kotak infaq di kawasan Makam Wonomarto, Desa Pakah, Kecamatan Mantingan. Video yang merekam kondisi pasca-kejadian tersebut pertama kali dibagikan oleh akun bernama Sholekan Lekan pada Senin (15/6/2026). Unggahan ini pun langsung memancing perhatian dan kekesalan dari warga netizen yang menyayangkan aksi nekat pelaku di tempat sakral tersebut.
Berdasarkan perkiraan sementara, jumlah uang yang berhasil digondol dari dalam kotak infaq tersebut mencapai sekitar Rp2 juta. Jumlah yang cukup besar ini disinyalir merupakan akumulasi dari sumbangan para peziarah yang datang ke makam tersebut selama beberapa waktu terakhir.
Uniknya, ada detail ironis yang cukup menyita perhatian warga dalam aksi kriminal ini. Alih-alih menguras habis seluruh isi kotak, pelaku justru sengaja meninggalkan uang receh di dalam wadah tersebut. Pemilik akun Sholekan Lekan menyebutkan bahwa sang maling hanya menyisakan uang tunai sebesar Rp3.500 saja, sementara uang lembaran dengan nominal besar seluruhnya telah lenyap digondol.
Berdasarkan bukti fisik yang ditemukan di lokasi kejadian, pelaku diduga kuat membongkar paksa kotak infaq dengan menggunakan alat pertukangan. Modus operandi yang digunakan adalah dengan menggergaji gembok pengunci kotak besi tersebut hingga putus. Setelah gembok rusak, pelaku dengan leluasa merogoh bagian dalam kotak dan menyikat uang yang tertumpuk di dalamnya.
Unggahan video ini pun langsung dibanjiri komentar dari warganet yang geram. Menariknya, kolom komentar unggahan tersebut justru membuka fakta baru. Beberapa warganet mengungkapkan bahwa aksi pencurian kotak infaq di area pemakaman ternyata tidak hanya terjadi di Desa Pakah saja, melainkan sudah menyasar ke beberapa wilayah sekitarnya dalam kurun waktu yang berdekatan.
Menariknya, kolom komentar unggahan tersebut juga membuka tabir bahwa aksi serupa ternyata tidak hanya terjadi di satu lokasi. Beberapa warganet turut melaporkan kejadian serupa di wilayah sekitar. Akun bernama @Jhony Elektronik Se menulis, " Sarean kuwek yo tau di gasak bola bali bos,, tp gk tau akeh isine,, soale tiap minggu di buka."
Informasi lain juga datang dari akun @Suyadi Badri, yang menyebutkan bahwa makam di daerah Kuwek tidak luput dari sasaran komplotan ini. " jarene bakboyo kuwek yo di bobol maling mas lekan..kotak amale," tulisnya di kolom komentar, mengindikasikan adanya dugaan jaringan maling spesialis makam.
Warga berharap pihak kepolisian setempat segera turun tangan melakukan penyelidikan berdasarkan bukti video dan laporan warga, guna mengusut tuntas rangkaian pencurian kotak infaq yang meresahkan di beberapa desa tersebut. ( BeeMush )
0 Komentar